Chanks adalah pekerja kreatif yang punya motto; Learning By Doing! Hassan Taswin Arief adalah nama lengkapnya. Lahir di kota Makassar, 30 Agustus 1970, anak kelima dari delapan bersaudara dari pasangan H. Arief Hasanuddin dan Hj. Hawayah Hasan yang kini berdomisili di Jakarta ini adalah alumni Jurusan Komunikasi FISIP Universitas Hasanuddin Makassar, lulus September 1993.
Musik (fussion jazz-rock. prog.rock), Travelling, Fotografi dan Entrepreneur adalah hobbynya selain Desain dan Kegiatan Kreatif lainnya. Pengidola Nabi Muhammad Saw yang senang tampil casual ini juga fans berat James Bond – Warkop DKI, Hilman – Quraish Shihab, Liverpool FC – Tim Panzer Jerman.
Selain sebagai Kreatif Supervisor di sebuah Perusahaan Iklan dan Mark. Comm, penggemar seafood suami dari Emmie Budiwati, seorang karyawati swasta di sebuah perusahaan IT dan Bapak dari Muhammad Faiz Ramadhan ini juga berkarir sebagai Public Relation Officer di sebuah Lembaga Pendidikan Swasta yang ada di Jakarta.
Chanks juga bergabung di Management CORDOVA band, serta freelancer
di EO dan aktif sebagai anggota KAMDEFIT 88, KKU Jakarta & I-Rock.
Info lain mengenai Chanks:
www.bandcordova.com


April 14, 2008 pukul 7:29 am |
“Unidentified Flying Ostafology (UFO)” Kumpulan pemikiran melesetologisme dalam Ostafologi,
April 14, 2008 pukul 7:33 am |
“Unidentified Flying Ostafology (UFO)” Kumpulan pemikiran melesetologisme dalam Ostafologi, dalam beberapa ‘blogila’ seperti 1.http://www.ostafologi.blogspot.com/ 2.http://www.ostafologi1.blogspot.com/
3. http://www.ostafologi.blog.com/
4. http://www.ostafologi.blogsome.com/
blog-blog di atas tadi belum di update, tapi nanti akan dibuatkan ‘blogila’ baru. seperti pencinta-alamologi (khusus membahas kepencinta-alaman) dan “Unidentified Flying Ostafology (UFO) sebagai gabungan dari isi keempat blog di atas.
April 22, 2008 pukul 10:01 am |
UFO – nya makin asyik karena sudah melakukan penampakan. he he. Ostaf aku kangen tulisan tulisan unikmu. Kau yang terbaik dalam hal ini. Ku tunggu jandamu eh salah… ku tunggu naskahmu. salam brother.
April 22, 2008 pukul 10:07 am |
Brother Ostaf kalau tak salah Minggu lalu dirimu buat tulisan menyentuh di salah satu media Makassar tentang salah seorang anak PA Unhas yang tergelinjir saat pendakian. ia jatuh ke jurang sedalam 50 meter. Kami dari PA Cumfire ikut berbelasungkawa. Menjadi pencinta alam memang tidak mudah. Salam pencinta Alam Brother.
April 23, 2008 pukul 8:02 am |
Chanks & ClubChanks turut berbelasungkawa atas kejadian tsb diatas! Buat Ostaf madju terus pantang mundur bro..
Salam,
Chanks
Juni 20, 2008 pukul 3:44 am |
Mohon maaf, baru kali ini menanggapi Marumpa dan Clubchanks. Sahabatku yang meninggal itu, sedang mendampingi yuniornya untuk melakukan simulasi pendakian di Gunung Bulusaraung. Ia wafat disana sebagai pendaki yang mati muda. Sebenarnya kedalaman jurang itu, sebagaimana panjang tali yang dipakai untuk ‘vertical rescue’ yakni 130 M. Ia anggota terbaik KORPALA-UNHAS diangkatannya dalam hal keterampilan panjat tebing dan berbagai keterampilan alam bebas lainnya. Ia pun masih menjabat sebagai Ketua I yang khusus menangani aktivitas alam bebas seperti daki gunung, penelusuran gua, arung sungai & laut maupun panjat tebing. Begitulah msteri hidup, ia akhirnya wafat dalam suatu aktifitas yang sangat dicintainya sebagai Pencinta Alam. Alangkah bagusnya sebuah kematian jika kita berada di lingkungan yang kita cintai. Ismed Wahyudi, demikian nama sahabatku itu, telah menunjukkan padaku tentang kematian yang di tempat dan lokasi yang dicintai.